Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • Warga Keluhkan Akses Jalan Puskesmas Payung Sekaki Yang Tidak Layak. Perhatian Pemko Pekanbaru Dipertanyakan   ●   
  • Raih Pempred Award 2026, Agung Nugroho Wali Kota Terbaik Bidang Informasi dan Komunikasi Publik   ●   
  • AWPI Waykanan Soroti Cara Kejari Panggil ASN Lewat WhatsApp, Minta Prosedur Resmi Ditegakkan   ●   
  • Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Hiburan, Stand Up Comedy hingga Doorprize Warnai Acara   ●   
  • Ketua DPW JWI Provinsi Lampung Minta Kadisdikbud Tulang Bawang Tindak Tegas Oknum Kepala SMP Negeri 1 Menggala   ●   
Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Terdapat di 3 Sekolah Di Provinsi Riau
Minggu 05 November 2023, 12:34 WIB
Cakaplah.jpg

Jetsiber.com - Pekanbaru - Tiga sekolah menengah di Provinsi Riau telah terpilih sebagai lokasi sekolah model untuk mengembangkan kurikulum muatan lokal yang mencakup pendekatan inovatif tentang budaya dan lingkungan.


Tiga sekolah tersebut adalah, SMA Negeri Plus Provinsi Riau, SMK Negeri 1 Pekanbaru, dan SLB Negeri Pembina Pekanbaru akan menerapkan kurikulum muatan lokal gambut dan mangrove, kurikulum muatan lokal budaya Melayu Riau, serta kurikulum operasional satuan pendidikan diversifikasi gerakan nasional revolusi mental Provinsi Riau.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, tujuan dari program ini adalah memberikan pemahaman mendalam tentang budaya lokal gambut dan mangrove, warisan budaya Melayu Riau, serta nilai-nilai revolusi mental kepada siswa pendidikan menengah di Provinsi Riau.

"Dalam kerjasama yang erat dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), dan Pusat Kurikulum Pembelajaran Kemendikbudriset, Disdik Provinsi Riau telah merumuskan kurikulum muatan lokal yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan nilai-nilai budaya yang kaya," ungkap Kamsol,dilansir dari media Cakaplah, Kamis (02/11/23).

Para pihak yang terlibat dalam pengembangan kurikulum ini diharapkan dapat menyediakan bahan ajar pendukung bagi guru dan siswa, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan program ini.

"Dengan demikian, siswa-siswa di Provinsi Riau dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyeluruh dan menginspirasi, menciptakan generasi penerus yang paham akan warisan budaya dan lingkungan di sekitar mereka,"tandas nya.(**)




Editor : TR
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top