Ilustrasi.jpgJetsiber.com - Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menginformasikan bahwa terhitung mulai dari bulan Januari sampai Oktober 2023 ada seluas 1224,5 hektare hutan dan lahan yang terbakar di Wilayah Provinsi Riau.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Heri Murwono melalui Kasubdit Penmas AKBP Bob Martin, pada Senin (09/10/23).
"Saat ini data yang ada di Polda Riau total luas hutan dan lahan yang terbakar mulai dari Januari hingga Oktober 2023 ada sebanyak 1224,5 hektare," kata Kasubdit Penmas.
Sementara untuk rekap hotspot mulai dari tanggal 2 sampai 8 Oktober 2023 ada seluas 192,48 hektare hutan dan lahan yang terbakar di Provinsi Riau.
"Untuk rekap hotspot terhitung mulai dari tanggal 2 hingga 8 Oktober ada seluas luas 192,48 hektare hutan dan lahan yang terbakar di Riau." ungkapnya.
Adapun upaya yang dilakukan tim gabungan dilapangan dengan melakukan penyuluhan, sebar maklumat, pasang spanduk serta patroli darat dan udara.
"Kita sudah melakukan berbagai upaya guna pencegahan karhutla seperti penyuluhan, sebar maklumat, pasang spanduk patroli darat dan udara, apel siaga serta pemadaman dan pendinginan," tutur Bob.
Dari kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau, Sejauh ini Polda Riau telah berhasil mengungkap 11 kasus karhutla.
"Mulai dari tanggal 25 September sampai 8 Oktober 2023, Polda Riau dan jajaran berhasil mengungkap sebanyak 11 kasus karhutla di Provinsi Riau, sementara untuk penegakan hukum karhutla di Provinsi Riau mulai dari Januari sampai Oktober ada 36 kasus karhutla, dan berhasil mengamankan 35 orang tersangka," tutup Bob Martin.(***)
| Editor | : | TR |
| Kategori | : | Riau |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




