Senin, 2 Agustus 2021

Breaking News

  • Melalui Lisensi BNSP, LSP Pers Indonesia Bersama SPRI Riau Akan Gelar SKW   ●   
  • Tinjau Isoter Asrama Haji, Kapolda Riau : Tetap Semangat Ini Tugas Yang Mulia   ●   
  • Tinjau Posko PPKM Pasar Cik Puan, Kapolda Riau Mengajak Semua Pihak Bangun Untuk Bersama Gerakkan Ekonomi   ●   
  • Berikan Bansos dan Gelar Vaksinasi, Kapolda Riau : Kolaborasi dan Sinergi Mampu Tangani Covid-19   ●   
  • Jelang Akhir Jabatannya Sebagai Kapolres Kampar, AKBP Mohammad Kholid Masih Peduli Warga   ●   
Roket China Jatuh, Sebagian Hancur di Dekat Maladewa
Minggu 09 Mei 2021, 14:12 WIB

Jakarta -- Sebagian besar roket China yang jatuh disebut hancur di Samudera Hindia, dekat Maladewa, pada Minggu (9/5). Hal ini disampaikan Badan Antariksa China setelah aneka spekulasi terkait lokasi jatuh roket.

"Setelah pemantauan dan analisis, pada pukul 10:24 (0224 GMT) pada 9 Mei 2021, puing-puing tahap terakhir dari kendaraan peluncuran Long March 5B Yao-2 telah masuk kembali ke atmosfer," kata Kantor Teknik Luar Angkasa Berawak China dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari AFP.

Dalam pernyataan ini pula disertakan koordinat titik di Samudera Hindia, dekat Maladewa. Disebutkan sebagian besar ruas roket hancur.

Layanan pemantauan, Space Track kembali berkicau mengkonfirmasi kabar ini menggunakan data militer AS.

Sebelumnya 'kepulangan' roket yang tak terkendali ini memicu kekhawatiran. Meski peluang statistik rendah, tetap ada risiko kerusakan atau korban jiwa.

Otoritas antariksa Amerika dan Eropa juga turun tangan melacak orbitnya dan mencoba menentukan waktu dan lokasi roket jatuh.

Para ahli tidak ingin mengulang skenario buruk tahun lalu. Roket Long March sempat jatuh di desa-desa di Pantai Gading, sehingga timbul kerusakan struktural.

Lewat akun Twitternya, Astronom Jonathan McDowell menyebut roket masuk ke laut selalu jadi kemungkinan statistik besar.

"Tampaknya China memenangkan pertaruhannya (kecuali kita mendapat berita tentang puing-puing di Maladewa). Tapi itu masih sembrono," tandasnya.(cnn)




Editor :
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: redaksi.jetsiber@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


Scroll to top