Sabtu, 6 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Dinas Pendidikan DKI Imbau Guru Jaga Netralitas Pemilu 2024
Senin 02 Oktober 2023, 20:26 WIB
Ilustrasi.jpg

Jetsiber.com - Jakarta - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Purwosusilo mengimbau kepada para guru untuk menjaga netralitas pada Pemilu 2024, serta memberi arahan kepada siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas.


“Kepada para guru yang ASN, jaga netralitas. ASN tidak boleh berkecimpung pada politik praktis,” ujar Purwosusilo seperti dikutip dari ANTARA, Senin (02/10/23).

Ia mengatakan para pengajar tidak boleh berupaya memengaruhi pilihan politik dari para siswanya. Sebagai pemilih, para siswa memiliki kebebasan untuk menentukan kepada siapa mereka ingin memberi dukungan.

Yang menjadi tugas dari para guru, ungkap Purwosusilo, adalah memberi arahan kepada siswa agar menjadi pemilih yang cerdas dan tidak menjadi golongan putih (golput).

Pembelajaran terkait hak politik, termasuk kepemiluan, telah diberikan oleh para guru kepada siswanya di jenjang yang paling bawah melalui pelajaran demokrasi.

“Kan di profil pelajar Pancasila itu ada yang namanya demokrasi. Ada pelajaran demokrasi,” ujar Purwosusilo. Ia juga mendorong para guru untuk memaksimalkan pelajaran demokrasi menjelang Pemilu 2024. Dengan demikian, masyarakat akan lebih menyadari pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dan tidak golput untuk menyukseskan Pemilu 2024.

“Minta pengajar dan pelajar memaksimalkan itu (pelajaran demokrasi). Biar masyarakat lebih melek,” ucap Purwosusilo.

Lebih lanjut, Purwosusilo mengatakan bahwa terdapat sejumlah pihak yang juga turut berperan dalam memberi pendidikan politik di lingkungan pendidikan, seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai unsur pelaksana pemerintah bidang kesatuan bangsa dan politik dalam negeri.

“Kemudian, ada para pihak yang memberikan sosialisasi kepada anak-anak kita untuk menjadi pemilih yang cerdas,” tutur Purwosusilo.




Editor : TR
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top