Senin, 15 Juni 2026

Breaking News

  • Komandan Denpom II/3 Lampung Kunjungi Subdenpom Persiapan Way Kanan, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota   ●   
  • Kepsek SD Negeri 091522 Marubun Sahrul Panjaitan Diduga Pungli Rp. 150.000 Tebus Surat Keterangan Lulus (SKL)    ●   
  • Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi   ●   
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Bengkalis Ermanto, SKM., MKM : Setiap SPPG  Wajib Mengajukan Sertifikat  Laik Higiene Sanitasi (SLHS)   ●   
  • Perlu Perhatian Dari Pemko Pekanbaru, Drainase Jalan Soekarno Hatta Kotor, Penuh Sampah Dan Rumput Ilalang   ●   
Mendagri Ingatkan Pengendalian Inflasi Terus Dilakukan
Selasa 26 September 2023, 11:06 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.jpg

Jetsiber.com - Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan agar pengendalian inflasi di dalam negeri terus dilakukan. Tujuannya, supaya tidak memberatkan masyarakat.

"Kita harus jaga terus sesuai arahan Bapak Presiden untuk mengendalikan harga barang dan jasa agar tidak memberatkan rakyat. Kita lihat juga situasi dunia masih sangat dinamis," ujar Mendagri Tito, dilansir dari TBNews, Senin (25/09/23).

Mendagri Tito mengatakan inflasi masih terjadi di beberapa negara, termasuk negara besar seperti Amerika Serikat (AS). Hal itu terlihat dari kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunga.

Begitu juga beberapa negara lain di Eropa yang masih mengalami inflasi, bahkan resesi. Hal yang sama juga terjadi di Rusia yang masih membatasi penjualan energi.

Bukan hanya gas, Rusia juga saat ini sudah mulai membatasi penjualan solar diesel dan bensin ke seluruh dunia. "Ini akan berakibat juga tidak kecil karena Rusia adalah salah satu sumber energi dunia," ujar Mendagri Tito.

Lebih lanjut, Mendagri Tito menyebutkan kondisi yang terjadi di dunia tersebut akan berpengaruh terhadap inflasi global dan dalam negeri. Adapun yang dilakukan Indonesia dalam pengendalian inflasi berbeda dengan kebanyakan negara yang memilih menaikkan suku bunganya.

Menurutnya, Bank Indonesia (BI) melakukan pengendalian memonitoring suku bunga dan menjaga stabilitas harga nilai tukar rupiah terhadap dolar. Selain itu, pemerintah juga melakukan pengendalian skala mikro seperti saat pandemi Covid-19 terjadi.

"Artinya setiap daerah melakukan pengendalian masing-masing melalui berbagai instrumen yang ada. Tentunya dengan dukungan dari pemerintah pusat," tutur Mendagri Tito.




Editor : Lelimaslina
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top