Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • Pemkab Rokan Hilir Berlakukan Kerja Fleksibel Bagi ASN Usai Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas   ●   
  • Bupati Rohil Dorong UMKM Beradaptasi dengan Era Ekonomi Digital   ●   
  • Kejar Pembangunan Merata, Pemkab Rohil Intensifkan Lobi Anggaran ke Pemerintah Pusat   ●   
  • Bupati Rohil Apresiasi Pemprov Riau, Data Tunggakan Pajak Dinilai Sangat Berharga   ●   
  • Kunjungan Wapres Gibran Disambut Antusias Warga Rohil, Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Harapan   ●   
Ketua TP PKK Tapsel Berangkatkan Tim Enumerator Survei Kesehatan Indonesia
Rabu 16 Agustus 2023, 13:11 WIB
Tim Enumerator Survei Kesehatan Indonesia.jpg

 

Jetsiber .com - Tapsel - Tim Enumerator Survei Kesehatan Indonesia atau disingkat SKI untuk wilayah Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) diberangkatkan Ketua TP PKK,  Ny Rosalina Dolly Pasaribu.

Tim yang terdiri dari 4 orang beserta pendamping dan OPD terkait itu diberangkatkan Ketua TP. PKK Tapsel dari Aula Kantor Camat Angkola Selatan pada Selasa (15/8). Dalam arahan dan bimbingannya, Rosalina mengucapkan selamat bertugas kepada Tim Survei.

Ia meminta ke Tim Survei untuk jaga kekompakan dan lakukan komunikasi yang baik,Suksesnya survei ini menurut Rosalina, juga butuh kebersamaan dan kekompakan antar Tim.

"Kemudian,bentuk komunikasi yang baik antara Tim begitu juga ke masyarakat, dan terkait kendala mohon dikoordinasi agar bisa kita dukung," sebut Rosalina.

Sementara itu Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan, mengimbau kepada perangkat desa/kelurahan agar senantiasa mendukung, dan memberikan fasilitas kebutuhan survei itu. Ia berharap kawan kades dan lurah sama-sama mendukung dan menyukseskan program SKI ini.

"Begitu juga mari sama-sama memfasilitasi terhadap apa yang dibutuhkan tim sewaktu survei di desa anda," harap Dody.

Di sisi lain, Satgas Stunting Kabupaten Tapsel, Abdul Latif Lubis, menjelaskan Tim Enumerator SKI bertujuan untuk sensus kesehatan seluruh masyarakat Tapsel.

"Tujuannya adalah untuk memotret status kesehatan masyarakat serta faktor risiko yang ada dalam masyarakat. Termasuk status balita yaitu stunting, wasting, underweight," tutur Latif.

Latif menambahkan Tim Survei nantinya akan menyentuh Desa dan Kelurahan se-Tapsel yang dianggap perlu disensus kondisi kesehatan masyarakatnya dengan kurun waktu selama 44 hari yakni, dari 11 Agustus sampai 23 September 2023.

Sebelumnya sudah ada 6 desa yang diberangkatkan, yakni Desa Sorik Kecamatan Batang Angkola, Desa Kota Tua, Kecamatan Tantom Angkola, Desa Batang Sirumambe, Kecamatan Angkola Timur, Desa Sitinjak Kecamatan Angkola Barat.

"Kemudian, Desa Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, dan Desa Bagas Lombang Kecamatan Sipirok," pungkasnya.




Editor : lelimaslina
Kategori : Nusantara
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top