Jumat, 14 Juni 2024

Breaking News

  • Rutan Pekanbaru Ikuti Penyelenggaraan Pelatihan Kader Kesehatan Bagi WBP Dukungan Global Fund TB-HIV   ●   
  • Direktur LPW - PJC Bengkalis Beserta Pengurus Serahkan Berkas Kepengurusan ke Kesbangpol   ●   
  • LSM KPB Segera Laporkan Kegiatan Turap Simpang Logo Sorek l Wilayah ll Jalan Nasional   ●   
  • Kejaksaan Agung Memeriksa 10 Orang Saksi Terkait Perkara Komoditi Emas   ●   
  • Kejaksaan Agung Memeriksa 1 Orang Saksi Terkait Perkara Impor Gula PT SMIP   ●   
Sejarah Pilu Tradisi Lomba Panjat Pinang Bagi Rakyat Indonesia Masa Penjajahan Belanda
Minggu 06 Agustus 2023, 21:38 WIB
Panjatpinang.jpg.

Jetsiber.com - Lifestyle - Panjat pinang merupakan permainan memanjat Pohon pinang yang sudah dikuliti dan dilumuri cairan pelumas biasanya permainan panjat pinang ini dimainkan dalam perlombaan peringatan hari kemerdekaan,pesta pernikahan,dan acara carnaval lain nya.

Panjat pinang saat ini masih sering dilakukan yaitu cenderung di lihat pada tanggal 17 Agustus untuk memperingati kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya.

Bahkan lomba panjat pinang ini selalu dikemas dengan sempurna untuk menarik perhatian masyarakat agar banyak yang mengikuti lomba ini.

Selain itu perlombaan panjat pinang ini sangat banyak dinantikan oleh masyarakat karena hadiah yang berada dipuncak pohon pinang banyak dari kebutuhan rumah tangga dan lainnya yang menarik minat bagi pemain.

Membahas mengenai tradisi panjat pinang di balik sejarah terciptanya perlombaan tersebut mempunyai masa kelam bagi nenek moyang kita dulunya.

Saat Belanda masih menguasai Indonesia, mereka pernah mewajibkan wilayah koloninya untuk memperingati Koninginnedag setiap tanggal 31 Agustus. Hari itu dimaksudkan untuk menghormati kelahiran Ratu Belanda, Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau.

Semua masyarakat pada masa itu diminta untuk melakukan berbagai perayaan seperti festival, karnaval, hiburan, wayang, termasuk salah satunya lomba panjat pinang di era kolonial disebut dengan istilah de Klimmast oleh orang Belanda yang artinya memanjat tiang.

Pada masa era tahun 1920-an, bahan makanan seperti beras, tepung, roti, keju, gula dan pakaian menjadi barang yang diperebutkan di puncak panjat pinang. Hadiah tersebut masih dinilai mewah oleh orang-orang pribumi.

Perlombaan panjat pinang (de klimmast) pada masa itu terbagi beberapa regu untuk memanjat batang pinang setinggi 5-9 meter.

Diatas puncak pinang di letak kan berbagai bahan pangan berupa,beras,tepung,gula,roti,keju,dan bahan pangan lain nya.pada batang pinang tersebut sudah dilumuri minyak pelumas (oli atau gomok).

Mereka yang menjadi peserta dalam panjat pinang tersebut berasal dari kalangan pribumi,sementara itu para meneer Belanda sebagai penonton hanya tertawa melihat orang pribumi yang tengah berusaha memanjat puncak batang pinang diantara rasa lapar mereka.

Mereka menikmati pertunjukan itu. Menurut mereka, itu adalah hiburan. Mereka tertawa melihat masyarakat Indonesia yang melakukan panjat pinang terjatuh, terinjak-injak, dan kesulitan.

Para pribumi berusaha mencapai puncak pinang dengan berbagai cara akan tetapi pada batang pinang yang telah di tanam   secara terus menerus di lumuri oli gomok,hingga para pemain mencapai puncak pinang.arti lomba panjat pinang mulanya adalah sebuah sarana hiburan orang Belanda di Batavia.

Meskipun terdapat sisi pilu di dalam sejarah lomba panjat pinang, ada hal positif yang dapat kita ambil. Lomba panjat pinang juga menjadi simbol perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan.

Para pejuang kemerdekaan berusaha dengan sekuat tenaga meskipun harus jatuh berkali-kali, terinjak, dan bahkan membahayakan diri mereka sendiri.

Itulah sejarah terjadi de klimmast atau perlombaan panjat pinang yang  setiap tahun diadakan pada HUT kemerdekaan,namun tanpa di sadari jika tidak ada nya safety atau kehati - hatian maka akan memakan korban.

Penulis :lelimaslina




Editor : lelimaslina
Kategori : Lifestyle
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: redaksi.jetsiber@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top