Simalungun jetsiber.com |Sudah hampir satu Minggu ini Pasar Malam masuk di kecamatan Hatonduhan, tepatnya di nagori Buntu Bayu, kecamatan Hatonduhan kabupaten Simalungun Sumatera Utara.
Banyak pro dan kontra dengan adanya Pasar Malam ini ada yang melihat dari satu sisi dan ada juga yang melihat dari beberapa sisi.
Ada yang berpendapat/berkomentar Pasar Malam ada aroma judinya, ada juga yang berkomentar Pasar Malam banyaklah mudaratnya dari manfaatnya. Ada juga yang berkomentar Pasar Malam dapat menciptakan lapangan kerja.
Sah-sah saja orang berkomentar di zaman reformasi seperti ini, akan tetapi setelah kita lihat tidak adanya yang namanya perjudian seperti yang dituduhkan atau lebih banyak mudaratnya dari manfaatnya.
Seperti salah seorang ibu masyarakat yang juga merupakan pedagang kaki lima disana dan tidak mau namanya di publikasikan kepada awak media jetsiber.com pada Rabu (05/04/2023) sekitar pukul 14:00 wib mengatakan.
"Sebenarnya apa yang ada di Pasar Malam khususnya ketangkasan dengan hadiah sembako dan rokok, tidak lebih dari yang ada di mal/supermarket, kalau belanja sekian akan mendapat kupon dan kupon tersebut akan diundi atau kita mengirim SMS dengan hadiah seperti yang ada di televisi-televisi.
Terlepas dari ini semua Pasar Malam ini sesungguhnya dampaknya sangat positif. Karena kenapa, dengan adanya Pasar Malam paling tidak dapat membantu orang-orang yang pengangguran yang tidak punya pekerjaan tetap.
Contohnya, kalau Pasar Malam buka di wilayah tertentu itu karyawannya hampir 100 persen diambil dari lingkungan RT atau Desa tersebut belum lagi karyawan tetapnya dan ini tentu dapat membantu warga di sekitar wilayah tersebut. Untuk mencari tambahan penghasilan. Apalagi dikaitkan kriminalitas tentu akan berkurang (siapa tahu yang tadinya tukang maling tidak maling lagi dengan kerja di Pasar Malam).
Pasar Malam ini bukan seperti membuat warung pisang goreng, bikin gerobak, beli peralatan, tempatkan di pinggir jalan, selesai.
Ucapnya.
Masih dengan ibu pedagang itu "Untuk membuka Pasar Malam kita berkoordinasi dengan instansi terkait, dari pemilik tanah, RT, Lurah, Kecamatan, Polsek dan ini dapat dibuktikan dengan surat-surat yang dikeluarkan dari instansi terkait tersebut.
Mungkin menurut hemat saya mohon dihentikan komentar-komentar yang memojokkan Pasar Malam, kita ambil sisi positifnya saja, tanyakan dalam hati kita sudah banyakkah kita berbuat kebaikan untuk membantu masyarakat di sekitar kita, bukankah juga Pasar Malam tidak sedahsyat yang di beritakan orang". Ucap ibu itu mengakhiri.
(Open)
| Editor | : | Red |
| Kategori | : | Hukrim |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




