Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • Warga Keluhkan Akses Jalan Puskesmas Payung Sekaki Yang Tidak Layak. Perhatian Pemko Pekanbaru Dipertanyakan   ●   
  • Raih Pempred Award 2026, Agung Nugroho Wali Kota Terbaik Bidang Informasi dan Komunikasi Publik   ●   
  • AWPI Waykanan Soroti Cara Kejari Panggil ASN Lewat WhatsApp, Minta Prosedur Resmi Ditegakkan   ●   
  • Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Hiburan, Stand Up Comedy hingga Doorprize Warnai Acara   ●   
  • Ketua DPW JWI Provinsi Lampung Minta Kadisdikbud Tulang Bawang Tindak Tegas Oknum Kepala SMP Negeri 1 Menggala   ●   
Secara Virtual, Polres Kuantan Singingi Gelar Nobar Budaya Pegelaran Wayang Kulit Dengan Lakon Wahyu Makuthrama
Sabtu 04 Februari 2023, 12:02 WIB

TELUK KUANTAN,- Sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri,tokoh masyarakat dalam hal ini tokoh masyarakat jawa Kabupaten kuansing dan juga sebagai salah satu bentuk menjaga dan memelihara budaya, juga sebagai hiburan bagi masyarakat.


TNI- Polri kembali menggelar Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon Wahyu Makhutarama pada Jumat (3/1/23) pukul 20.00 WIB-03.00 Wib di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jalan Trunojoyo. Jakarta. yang ditayangkan secara live di kanal YouTube Divisi Humas Polri.

Dalam rangka memeriahkan gelaran budaya Pagelaran Wayang Kulit itu Polres Kuantang Singingi ( Kuansing) menggelar Nobar (Nonton Bareng) di Aula Serbaguna  Sat Lantas Polres kuansing.


Acara Nobar dihadiri oleh Wakapolres Kuansing Kompol Lilik Surianto, S. ST. SH, MH,PJU Polres Kuansing,Personil TNI,Perjasing ( Persatuan Jawa Kuansing) Kabupaten Kuansing dan Tomas (tokoh Masyarakat)Kabupaten Kuansing


Kapolres Kuansing  AKBP Rendra Oktha Dinata, S.I.K., M. Si, melalui Wakapolres Kuansing Kompol Lilik Surianto, S. ST. SH, MH menerangkan “ menarik sekali dengan pementasan wayang kulit dengan lakon yang dipentaskan, mencerna bahwa inilah kehidupan saat ini yang dipentaskan dalam peragaan wayang kulit ini terutama dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara pada saat ini untuk itu kita memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan dan melestarikan Wayang Kulit yang merupakan warisan leluhur tersebut agar kesenian dan budaya tersebut tidak hilang atau musnah di telan zaman.


“Seni wayang itu sangat fleksibel sekali karena dari dulu wayang golek, wayang orang atau wayang kulit ini menjadi media penerangan khususnya oleh pemerintah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan segera bangkit untuk tetap melestarikan seni dan budaya yang merupakan warisan para leluhur yang dengan susah payah telah kita pertahankan, jangan sampai seni dan budaya bangsa Indonesia direbut oleh bangsa lain,.” Pungkasnya.


Sumber : Humas Polres Kuansing




Editor : Red
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top