Jetsiber.com - Pekanbaru - Seorang warga, B. Sihotang, yang tinggal di Jalan Bakti Perumahan Bakti Permai, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pada hari Rabu, tanggal 22 Juli 2026 yang lalu membawa anak perempuannya berobat ke Rumah Sakit Prima Pekanbaru karena demam.

Dari hasil uji klinis dan laboratorium, pasien didiagnosis positif Demam Berdarah Dengue (DBD) dan harus menjalani rawat inap. Setelah menjalani perawatan selama 5 hari, pada hari Minggu, 26 Juli 2026, dokter yang menangani menyatakan bahwa pasien sudah boleh pulang.
Seminggu lebih pasien telah pulang dari rumah sakit, tapi petugas dari Puskesmas Payung Sekaki tidak pernah turun ke rumah pasien untuk melakukan pengecekan/Penyelidikan Epidemiologi (PE). Hal ini membuat warga di lingkungan sekitar rumah pasien bertanya-tanya.
Setelah mendengarkan laporan dari warga, awak media mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut ke Puskesmas Payung Sekaki.
Ketika dikonfirmasi, terkait warga yang terkena DBD, Kepala Puskesmas Payung Sekaki, Dr. Uvirda, MKM mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu karena tidak ada menerima laporan, baik dari RS. Prima Pekanbaru maupun dari warga.
"Kita tidak tahu pak, karena kita tidak ada terima laporan dari rumah sakit yang merawat pasien maupun dari warga. Kalau ada laporan, tentu akan langsung kita tindak lanjuti, " ujar Dr. Uvirda, Senin (03/08/2026).
Dan hari ini Rabu, (12/08/2026) siang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru menurunkan petugas foggingnya ke perumahan tempat tinggal warga yang terkena DBD untuk melakukan pengasapan (fogging).
Di lokasi terlihat petugas pengasapan dari Dinkes Pekanbaru yang dipimpin oleh Koordinator lapangan, Andrison, sibuk melakukan pengasapan ke rumah-rumah warga dan parit/selokan yang ada.
Kegiatan pengasapan (fogging) yang dilakukan oleh Dinkes Pekanbaru merupakan salah satu upaya di dalam menanggulangi kasus DBD, dan diharapkan dapat menekan jumlah kasus DBD di Kota Pekanbaru. (Victor Sinaga)
| Editor | : | Redaksi |
| Kategori | : | Pekanbaru |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




