Jetsiber.com - Simalungun | Bantuan ternak lembu untuk kelompok tani (Poktan) di Nagori Mekar Mulia, Simalungun, diduga dibagi-bagi ke pengurus dan tidak dikelola bersama, bahkan kembali ada dugaan pungutan liar.
Hal ini kita ketahui dari pengakuan kembali dari salah seorang yang merupakan penerima bantuan lembu tersebut, pada hari kamis 26/03/2026 .
Kepada awak media ini kembali menceritakan, lihatlah bang, kami kembali dipungut uang oleh ketua kelompok sebesar Rp 200.000 / orang katanya untuk setoran, jadi kami bingung bang tempo hari kami sudah dikutip biaya Rp 700.000 per orang sekarang di minta lagi Rp 200.000 entah mau dikemanakan uang itu. Ucap sumber yang namanya minta dirahasiakan.
Setelah mendapatkan pengakuan dari sumber maka kita mencoba langsung mengkonfirmasi Jihan Pratama ke kantor desa Mekar Mulia, dimana Jihan ini juga sebagai sekretaris desa (sekdes) Mekar Mulia, dan tidak menemukan beliau disana, kemudian kita coba telpon HP nya terlihat berdering bertanda masuk namun tidak dijawab.
Seperti pemberitaan kita terdahulu tentang adanya dugaan kutipan terhadap anggota penerima bantuan lembu tersebut sebesar Rp.700.000 per anggota dan kini kembali terjadi pengutipan sebesar Rp.200.000 per anggota.
Dalam hal ini dapat diartikan bahwa Jihan juga telah melakukan pungutan liar (pungli)
Hingga berita ini kita kirimkan ke Redaksi, ketua kelompok tani ternak Jihan Pratama tidak mau mengangkat telpon dari awak media untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
(Open)
| Editor | : | Redaksi |
| Kategori | : | Nasional |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




