Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • Warga Keluhkan Akses Jalan Puskesmas Payung Sekaki Yang Tidak Layak. Perhatian Pemko Pekanbaru Dipertanyakan   ●   
  • Raih Pempred Award 2026, Agung Nugroho Wali Kota Terbaik Bidang Informasi dan Komunikasi Publik   ●   
  • AWPI Waykanan Soroti Cara Kejari Panggil ASN Lewat WhatsApp, Minta Prosedur Resmi Ditegakkan   ●   
  • Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Hiburan, Stand Up Comedy hingga Doorprize Warnai Acara   ●   
  • Ketua DPW JWI Provinsi Lampung Minta Kadisdikbud Tulang Bawang Tindak Tegas Oknum Kepala SMP Negeri 1 Menggala   ●   
Pembinaan Rohani Nasrani di Lapas Kelas IIA Pekanbaru: Warga Binaan Jalani Ibadah Bersama
Selasa 04 November 2025, 19:29 WIB

Jetsiber.com | Pekanbaru  – Suasana penuh khidmat terasa di Gereja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru saat digelar ibadah gereja pada hari ini. Kegiatan rohani ini dipimpin langsung oleh Tim dari Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Kota Pekanbaru sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (04/11/2025).

Ibadah diawali dengan doa dan puji-pujian, dilanjutkan dengan penyampaian Firman serta renungan yang menekankan pentingnya pertobatan, harapan, dan semangat untuk menjalani hidup lebih baik dimasa depan. Para warga binaan terlihat antusias dan mengikuti jalannya ibadah dengan penuh kesungguhan.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan GKKD Pekanbaru yang secara rutin mengambil bagian dalam pembinaan rohani di lingkungan Lapas. “Kami percaya bahwa pembinaan spiritual seperti ini memiliki dampak besar bagi perubahan perilaku warga binaan. Melalui ibadah dan pendampingan rohani, mereka belajar untuk memperbaiki diri dan menatap masa depan dengan harapan baru,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Kota Pekanbaru menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam memenuhi hak beribadah setiap warga binaan, tanpa terkecuali. “Pembinaan rohani adalah bagian penting dari proses pemasyarakatan, agar mereka tidak hanya keluar dengan keterampilan, tetapi juga dengan hati dan pikiran yang lebih baik,” Ungkapnya

Acara ditutup dengan doa bersama dan penyampaian pesan-pesan moral kepada seluruh warga binaan agar terus semangat menjalani masa pembinaan dan memperbaiki diri. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membangun mental dan spiritual para warga binaan menuju kehidupan yang lebih baik pasca-pembebasan.




Editor : Redaksi
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top