Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • Pemkab Rokan Hilir Berlakukan Kerja Fleksibel Bagi ASN Usai Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas   ●   
  • Bupati Rohil Dorong UMKM Beradaptasi dengan Era Ekonomi Digital   ●   
  • Kejar Pembangunan Merata, Pemkab Rohil Intensifkan Lobi Anggaran ke Pemerintah Pusat   ●   
  • Bupati Rohil Apresiasi Pemprov Riau, Data Tunggakan Pajak Dinilai Sangat Berharga   ●   
  • Kunjungan Wapres Gibran Disambut Antusias Warga Rohil, Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Harapan   ●   
Edukasi Pencegahan Kebakaran, DPKP Pekanbaru Gelar Program Goes To School di Tiga Sekolah
Rabu 01 Oktober 2025, 08:05 WIB
Photo: Edukasi Pencegahan Kebakaran, DPKP Pekanbaru Gelar Program Goes To School di Tiga Sekolah

Jetsiber.com - PEKANBARU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru turun ke sekolah melaksanakan program goes to school. Kali ini DPKP turun di tiga sekolah sekaligus, yaitu SMP Negeri 4, SMP Negeri 32 dan SMP Negeri 10 Pekanbaru.

Kegiatan di SMPN 4 Pekanbaru, hadir Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra. Pada kegiatan ini menyasar anak sekolah dalam mensosialisasikan tugas dan kerja petugas pemadam kebakaran, dan dikawal oleh guru pendamping.

Dalam kesempatan itu, Dilakukan simulasi penanganan saat terjadi kebakaran, kemudian peserta didik diberikan kesempatan melakukan praktek menangani musibah kebakaran, dengan didampingi tim resque Damkar Pekanbaru.

"Semoga lewat program ini, anak-anak kita bisa teredukasi terkait penanganan kebakaran, teknik serta alat-alat yang digunakan. Kami sangat senang bisa berinteraksi langsung dan berbagi ilmu kepada generasi penerus pembangunan bangsa ini," kata Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP M.Si, dilansir dari laman Pekanbaru.go.id, Selasa (30/9/2025).

Dalam program goes to school tersebut, peserta didik juga diperkenalkan alat-alat yang digunakan saat petugas mengantisipasi bencana kebakaran, diantaranya alat pelindung diri (APD) dan Hydrant atau jenis jenis alat pemadam api.

Beberapa siswa bahkan diberi kesempatan praktik langsung. Suasana makin seru ketika kepala sekolah melakukan simulasi penanganan saat terjadi kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan atau biasa disebut dengan APAR.

Kepala SMPN 4 Pekanbaru, Dr Rokiah, mengaku senang dengan kegiatan ini. Dirinya berharap sebagai warga sekolah mulai dari siswa, guru, wali kelas dan seluruh stakeholder jika ada kejadian sudah memahami bagaimana penanggulangan api.

"Kami berterima kasih kepada Damkar Pekanbaru. Siswa kami sebanyak 1.278 anak-anak, jadi lebih tahu cara mencegah dan menangani kebakaran. Harapannya ilmu ini juga mereka bagikan di rumah," ucap Rokiah.(*)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top