Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Aksi Damai Mahasiswa Berlangsung Humanis di Bengkalis
Rabu 03 September 2025, 17:21 WIB
Photo : Aksi Damai Mahasiswa

Jetsiber.com - Bengkalis | Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (GERAM-B) di Gedung DPRD Kabupaten Bengkalis, Rabu (3/9/2025), berlangsung dengan tertib dan humanis. Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi turun menyuarakan aspirasi terkait isu nasional dan persoalan daerah, mulai dari tragedi driver ojol di Jakarta, permasalahan Roro, hingga darurat narkoba di Bengkalis.

Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, S.I.K. M.I.K menegaskan bahwa Polri selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan aksi.

“Kepolisian akan mengamankan dan mendampingi rekan-rekan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Kami pastikan aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Budi Setiawan.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Bengkalis terbuka terhadap kritik dan siap berdialog dengan mahasiswa.

“Kami bersama DPRD dan OPD Kabupaten Bengkalis membuka ruang diskusi dari semua tuntutan mahasiswa. Terkait isu nasional, seperti kasus driver ojol di Jakarta, sudah ada proses penegakan hukum yang berjalan. Sementara untuk isu daerah seperti narkoba, tahun ini Polres Bengkalis berhasil mengamankan hampir 250 kilogram barang bukti narkotika dengan lebih dari 40 tersangka,” jelas Kapolres.

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan, di antaranya mendesak perbaikan layanan penyeberangan Roro Bengkalis, penanganan abrasi, kebijakan harga bahan pokok, serta dorongan pembentukan BNNK di Bengkalis. Massa aksi juga menegaskan sikap bahwa jika dalam satu bulan ke depan permasalahan Roro tidak teratasi, maka Kadishub Bengkalis diminta mundur dari jabatannya.

Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha, turut menerima aspirasi mahasiswa. Ia menegaskan pihaknya siap mengawal tuntutan dan melakukan evaluasi terhadap Dinas Perhubungan. “Ro-Ro adalah jantung ekonomi masyarakat Bengkalis. Aspirasi mahasiswa ini menjadi masukan penting bagi kami,” katanya.

Aksi yang diikuti sekitar 300 mahasiswa ini ditutup dengan audiensi bersama DPRD dan perwakilan pemerintah daerah. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah membersihkan sampah di sekitar lokasi, mencerminkan aksi damai yang humanis.

Selama aksi tidak adanya saling dorong, lembar batu ataupun sejenisnya semua berjalan dengan tertib.

Untuk mengamankan kegiatan diturunkan 315 personil yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis.




Editor : Redaksi
Kategori : Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top