Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Stafsus Menipas Apresiasi Rutan Pekanbaru Mamfaatkan Lahan Tidur Jadi Lumbung Pangan
Minggu 31 Agustus 2025, 07:11 WIB
Photo: Stafsus Menupas Apresiasi Rutan Pekanbaru Mamfaatkan Lahan Tidur Jadi Lumbung Pangan

Jetsiber.com - PEKANBARU - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru menuai pujian dari Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Heru Dwi Pratondo, atas program inovatif ketahanan pangan. Program ini sukses mengubah lahan kosong rutan menjadi lahan produktif untuk pertanian dan perikanan, sebagai bagian dari pembinaan mandiri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kunjungan Heru didampingi Tenaga Ahli Menteri Rahmad Wahyudi dan Kakanwil Ditjenpas Riau Maizar, berfokus meninjau langsung lahan produktif tersebut. Dilansir dari laman Media Center Riau.go.id, Minggu (31/8/2025).

Mereka menyaksikan budidaya sayuran dan ikan, yang membuktikan pemanfaatan lahan terbatas dapat menopang kebutuhan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Heru menyatakan program ini sejalan dengan akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia menilai model pembinaan ini tidak hanya merehabilitasi, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi

"Ini wujud nyata Asta Cita pemerintah, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan pembangunan SDM berdaya saing," ujarnya. 

Plt. Kepala Rutan Pekanbaru, Nimrot Sihotang, mengapresiasi dukungan dari kementerian. Ia berkomitmen melanjutkan program ini sebagai bagian dari pembinaan yang humanis.

"Tujuannya, agar warga binaan lebih siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan mental yang lebih baik," kata Nimrot.

Nimrot menjelaskan, terobosan ini bermula dari inisiatif mengubah lahan tidur yang tak terpakai menjadi lahan produktif untuk pertanian dan ternak ikan, sesuai arahan pimpinan.

Kakanwil Ditjenpas Riau Maizar menambahkan, program ini adalah prioritas yang terus didorong di seluruh Lembaga Pemasyarakatan. Menurutnya, pembinaan berbasis agrikultur dan perikanan merupakan solusi efektif menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif.

"Dengan sinergi antara pemerintah pusat, kantor wilayah, dan UPT, program-program inovatif seperti ini diharapkan terus berkembang. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi UPT lain untuk mengadopsi model serupa, demi mewujudkan tujuan pemasyarakatan modern dan produktif," sebutnya.(*)





Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top