Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Kepala Disdukcapil Pekanbaru Imbau Warga Waspadai Oknum Tawarkan Aktivasi IKD
Rabu 13 Agustus 2025, 07:43 WIB
Photo: Irma Novrita, Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru

Jetsiber.com - PEKANBARU - Masyarakat harus waspada terhadap telepon maupun pesan whatsApp dari oknum tidak dikenal. Saat ini ada yang mengaku sebagai petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru.

Telpon tersebut adalah satu modus penipuan baru. Mereka menelpon untuk menanyai data diri maupun menawarkan bantuan aktivitas Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Para petugas disdukcapil tidak ada yang tiba-tiba menelpon masyarakat. Apalagi sampai menawari bantuan aktivasi IKD lewat telepon.

Masyarakat mesti melakukan aktivitas langsung terhadap IKD. "Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati, apabila ada yang menelpon mengaku dari petugas dukcapil," tegas Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita. Dikutip dari laman Pekanbaru.go.id, Rabu (13/8/2025).

Masyarakat yang hendak mengurus dokumen kependudukan bisa datang langsung ke Kantor Disdukcapil Kota Pekanbaru di Komplek Mal Pelayanan Publik. Ia menyebut memang ada beragam modus dari oknum tidak bertanggung jawab.

Ada yang mengirimi pesan kepada masyarakat berupa surat yang mencatut instansi Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil. Surat itu seolah mengajak masyarakat untuk aktivasi IKD.

Mereka meminta masyarakat untuk memilih tautan dalam surat itu. Ada juga penipu yang menyertakan QR Code agar nantinya dipindai oleh masyarakat.

"Setelah lewat telepon dan WA, mereka mencoba lewat surat. Kami tegaskan itu semua bohong," ujarnya.

Irma menyebut bahwa tautan dan surat penipuan itu sudah beredar di sejumlah daerah. Namun ia memastikan di Kota Pekanbaru belum beredar tautan penipuan itu.

"Kalau ada, nanti abaikan saja. Itu tidak benar, itu modus penipuan," tegasnya.(*)





Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top