Sabtu, 6 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Dispora Kota Pekanbaru Akan Sosialisasikan Olahraga Tradisional di Sekolah
Jumat 30 Mei 2025, 08:13 WIB
Photo: Hazli Fendriyanto, Kepala Dinas Dispora Kota Pekanbaru Lakukan Simulasi Olahraga Tradisional di Halaman Perkantoran Tenayan Raya

Jetsiber.com - PEKANBARU - Olahraga tradisional daerah saat ini mulai jarang dimainkan, terutama oleh anak-anak di perkotaan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan permainan tradisional jarang dimainkan, sepert maraknya penggunaan gadget, perubahan gaya hidup, kurangnya pelestarian dari generasi ke generasi, dan bahkan kurangnya dukungan dari pihak sekolah untuk memasukkan permainan tradisional dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Agar olahraga tradisional ini dapat terus dimainkan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru pada tahun ini akan mensosialisasikan olahraga tradisional tersebut kepada masyarakat, terutama keberbagai Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Tingkat Pertama (SMP) di Pekanbaru.

Kepala Dispora Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto menyampaikan, pihaknya telah melakukan simulasi olahraga tradisional di halaman Komplek Perkantoran Tenayan Raya. Dikutip dari Pekanbaru.go.id, Jumat (30/5/2025).

"Hari Rabu, kita melakukan pemanasan dalam rangka persiapan salah satu program Dispora untuk memasyarakatkan olahraga tradisional. Dan kita akan mulai dulu, nanti kita akan turun ke sekolah-sekolah SD-SMP untuk memasyarakatkan permainan olaraga tradisional," ujar Hazli.

Permainan olahraga tradisional yang dilakukan dikatakan Hazli seperti cak bur (galah panjang) atau gerobak sodor.

"Kita mencoba untuk mensimulasikan, menstandarkan pertandingan cak bur, galah panjang dan gerobak sodor. Kita coba simulasikan sebelum kita mainkan lagi di sekolah-sekolah, mensosialisasikan ke sekolah-sekolah," terangnya.

Menurutnya, Dispora menyiapkan lapangan olahraga tradisional sesuai standar

"Ini menjadi salahsatu program Dispora untuk memasyarakatkan kembali permainan tradisional," ucapnya.

Dijelaskannya, hilangnya permainan tradisional berdampak pada hilangnya nilai-nilai budaya. Dan anak yang tidak mengenal atau memainkan permainan tradisional, dikhawatirkan kurang memiliki kemampuan sosial atau kemampuan untuk bekerjasama dalam menyelesaikan persoalan.

"Untuk itu kita akan mensosialsasikannya ke sekolah-sekolah. Kita harapkan sekolah memasukkan olahraga tradisional ini dalam kegiatan olahraganya," ulasnya.

Galah panjang atau Cak bur nantinya akan di gelar dalam rangka memeriahkan hari jadi kota Pekanbaru yang ke 241, yang jatuh pada 23 Juni 2025.(*)





Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top