Minggu, 7 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Rapat Gubri dan Disdik Riau
Gubri Gelar Rapat Dengan Disdik Riau, BOSDA dan Seragam Gratis Fokus Utama
Selasa 11 Maret 2025, 08:43 WIB
Photo: Gubri Gelar Rapat Dengan Disdik Riau, BOSDA dan Seragam Gratis Fokus Utama

Jetsiber.com - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menggelar pertemuan bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Kediaman Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, dilansair dari Mediacenter riau, Selasa (11/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubri membahas optimalisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) agar lebih efektif dan efisien.

"Kita sudah rapat bersama pak Sekda, Disdik, bagaimana BOSDA ini lebih efektif, lebih efisien, tidak double account. Jadi yang sudah dianggarkan oleh Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) tidak dianggarkan lagi oleh BOSDA," jelasnya.

"Saya minta dimaksimalkan di BOSNAS, nanti baru BOSDA yang menutupi kekurangan dan lain-lain, tidak double account," imbuhnya.

Poin utama yang dibahas adalah perencanaan program pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa. Maka dari itu, dengan pengelolaan anggaran yang lebih baik tersebut, diharapkan program seragam gratis ini dapat segera terealisasi.

"Saya ingin ada seragam gratis tahun ini, dan tidak ada pungutan-pungutan yang lain. Maka itu, saya minta dari skema ini yang akan kita anggarkan," terangnya.

Dikatakannya, proses pemberian seragam gratis ini akan disimulasikan bertahap tahun ini. Ia berharap, tahun depan sudah wajib terlaksana secara penuh untuk sekolah di Riau.

"Akan ada sekolah yang kita jadikan sebagai sampel, saya ingin lihat pola sejauh mana BOSDA nya. Setidak-tidaknya kita bisa satu pakaian dulu untuk tahun ini," ucapnya.

"Ini upaya kami untuk meringankan beban orang tua, kami ingin memastikan setiap anak di Riau mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala faktor ekonomi," tandasnya.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan kebijakan konkret yang dapat segera diterapkan demi kemajuan pendidikan di Provinsi Riau.(*)





Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top