Rabu, 17 Juli 2024

Breaking News

  • Sambut HBA ke-64 dan HUT IAD ke-XXIV 2024, Kejati Riau dan IAD Riau Gelar Bakti Sosial   ●   
  • Team Direktorat Binmas Polda Riau Gencar Sosialisasi dan Kampanye Anti Narkoba   ●   
  • Kapuspenkum Dr. Harli Siregar Sambangi Dapur Redaksi Media TEMPO   ●   
  • JAM-Datun Membuka FGD Sejarah Kejaksaan Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 2024   ●   
  • Jaksa Agung Mendukung Pembentukan Satgas Pengawasan Barang Tertentu Tata Niaga Impor   ●   
Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreatif Gelar Acara Talk Show
Selasa 09 Juli 2024, 09:48 WIB
Photo: Dok. Polda Riau

Jetsiber.com - PEKANBARU - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar talk show membahas sport tourism di Indonesia. Menteri Sandiaga Uno turut membahas event Riau Bhayangkara Run (RBR) 2024.

Hadir langsung sebagai narasumber yakni Sandiaga Uno. Selain itu Ketua Pelaksana RBR 2024 Kombes Taufiq Lukman hingga Deputi Bidang Produk Wisata Kementerian Parekraf, Vinsensius Jemadu.

"Sekarang kita bincang untuk tanah kelahiran saya di Riau. Kita tahu bahwa sport tourims sudah menjadi sebuah agenda yang cukup sering diadakan dan memiliki dampak multi plier effect yang sanga luar biasa," kata Sandi dalam keterangan tertulis, Senin (08/07/24).

Dalam moment itu, Sandi menanyakan juga apa yang menjadi inspirasi dari event Riau Bhayangkara Run 2024. Termasuk animo dan jumlah peserta yang sudah mendaftar hingga saat ini.

Sigap, Taufiq langsung menjelaskan prihal asal mula event diselenggarakan. Taufiq menilai event dalam memperingati Hari Bhayamgkara ini merupakan inisiasi dan ide langsung Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal.

"Pada saat mencetuskan ide pertama kali, Bapak Kapolda ingin ada sebuah event yang melibatkan masyarakat dalam skala besar, namun tetap fun dalam pelaksanaannya. Sehingga memiliki dampak positif terhadap masyarakat dan juga daerah," sebut Taufiq.

Tak hanya itu, Taufiq menyebut ada banyak dampak positif dari event tersebut. Salah satunya terhadap ekonomi dan UMKM di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.

Selain itu, Taufiq menjelaskan alasan lain event digelar di Pekanbaru. Begitu juga dengan konsep, kemasan, tujuan hingga target yang akan dicapai apabila event itu sukses terselenggara.

"Namun kemasan event, dibuat se baik-baiknya. Bahkan menyerupai event lari bertaraf internasional. Ini tujuannya bukan hanya sekedar gengsi, tapi betul-betul menjadi sebuah persembahan Polda Riau untuk masyarakat, Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78," terangnya.

Sebagai Ketua Pelaksana, Taufiq mencatat ada 10 ribu peserta lari yang mendaftar. Bahkan, setelah ditutup pun masih banyak masyarakat yang menanyakan karena tidak dapat mendaftar.

Deputi Bidang Produk Wisata Kemeparekraf Vinsensius Jemadu turut mengapresiasi Polda Riau yang sudah menggelar banyak event. Apalagi, baru-baru ini, Polri bersama Kemenparekraf baru saja meluncurkan layanan perizinan event secara digital.

"Terkait event ini, kami sangat mengapresiasi. Kalau seluruh Polda se-Indonesia membuat event ini, ada 34 Polda dengan peserta 10 ribu orang, maka ada 300 ribu orang yang sehat dan dampaknya dapat memberikan manfaat untuk yang sungguh sangat luar biasa," katanya.(**)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: redaksi.jetsiber@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top