Senin, 2 Agustus 2021

Breaking News

  • Melalui Lisensi BNSP, LSP Pers Indonesia Bersama SPRI Riau Akan Gelar SKW   ●   
  • Tinjau Isoter Asrama Haji, Kapolda Riau : Tetap Semangat Ini Tugas Yang Mulia   ●   
  • Tinjau Posko PPKM Pasar Cik Puan, Kapolda Riau Mengajak Semua Pihak Bangun Untuk Bersama Gerakkan Ekonomi   ●   
  • Berikan Bansos dan Gelar Vaksinasi, Kapolda Riau : Kolaborasi dan Sinergi Mampu Tangani Covid-19   ●   
  • Jelang Akhir Jabatannya Sebagai Kapolres Kampar, AKBP Mohammad Kholid Masih Peduli Warga   ●   
Serangan di Masjid Afghanistan Saat Tarawih, 8 Orang Tewas
Selasa 20 April 2021, 08:44 WIB

Jakarta -- Satu keluarga yang terdiri dari delapan orang tewas ditembak mati dalam serangan di sebuah masjid di timur Afghanistan pada akhir pekan lalu.

Pihak berwenang Afghanistan mengatakan penembakan terjadi pada Sabtu (17/4) malam di kota Jalalabad, Provinsi Nangarhar.

Gubernur Nangarhar, Zaiulhaq Amarkhil, menuturkan insiden itu diyakini terjadi karena sengketa tanah. Lima saudara laki-laki dan tiga sepupu laki-laki tewas dalam kejadian itu.

"Insiden ini sedang diselidiki, tetapi informasi awal menunjukkan sengketa tanah yang menyebabkan insiden itu," kata Amarkhil kepada AFP.

Dilansir NDTV, juru bicara Kepolisian Nangarhar, Fareed Khan, membenarkan serangan di masjid tersebut.

Insiden itu terjadi ketika masjid baru selesai menggelar ibadah salat tarawih yang digelar selama bulan Ramadan.

Pembunuhan sebagai aksi balas dendam dianggap hal biasa di Afghanistan, di mana keluarga kerap mencari keadilan dengan melakukan tindakan balasan yang kejam berdasarkan budaya kuno.

Pertikaian berdarah juga bisa berlangsung selama beberapa dekade dan turun-temurun terkait konflik antar-keluarga tersebut.(cnn)




Editor :
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: redaksi.jetsiber@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


Scroll to top