Minggu, 24 Oktober 2021

Breaking News

  • Polres Kuansing melaksanakan Patroli Gabungan dalam rangka Pencegahan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Hukum Kec. Kuantan Hilir   ●   
  • Jum’at Barokah Dit Reskrimum Polda Riau Bagikan 500 Nasi Bungkus Untuk, Sampaikan Pesan Kamtibmas   ●   
  • Pimpin Apel Pasukan Sambut Wisman di Bali, Kapolri: Sebagai Gerbang Terakhir Tolong Disiplin   ●   
  • Polsek Siak Hulu Ungkap Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan Dalam Pengurusan SHM   ●   
  • Pengecekan alat berat yg diduga berkaitan dengan kegiatan PETI di Kec. Pangean   ●   
Serangan di Masjid Afghanistan Saat Tarawih, 8 Orang Tewas
Selasa 20 April 2021, 08:44 WIB

Jakarta -- Satu keluarga yang terdiri dari delapan orang tewas ditembak mati dalam serangan di sebuah masjid di timur Afghanistan pada akhir pekan lalu.

Pihak berwenang Afghanistan mengatakan penembakan terjadi pada Sabtu (17/4) malam di kota Jalalabad, Provinsi Nangarhar.

Gubernur Nangarhar, Zaiulhaq Amarkhil, menuturkan insiden itu diyakini terjadi karena sengketa tanah. Lima saudara laki-laki dan tiga sepupu laki-laki tewas dalam kejadian itu.

"Insiden ini sedang diselidiki, tetapi informasi awal menunjukkan sengketa tanah yang menyebabkan insiden itu," kata Amarkhil kepada AFP.

Dilansir NDTV, juru bicara Kepolisian Nangarhar, Fareed Khan, membenarkan serangan di masjid tersebut.

Insiden itu terjadi ketika masjid baru selesai menggelar ibadah salat tarawih yang digelar selama bulan Ramadan.

Pembunuhan sebagai aksi balas dendam dianggap hal biasa di Afghanistan, di mana keluarga kerap mencari keadilan dengan melakukan tindakan balasan yang kejam berdasarkan budaya kuno.

Pertikaian berdarah juga bisa berlangsung selama beberapa dekade dan turun-temurun terkait konflik antar-keluarga tersebut.(cnn)




Editor :
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: redaksi.jetsiber@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


Scroll to top