Senin, 2 Agustus 2021

Breaking News

  • Melalui Lisensi BNSP, LSP Pers Indonesia Bersama SPRI Riau Akan Gelar SKW   ●   
  • Tinjau Isoter Asrama Haji, Kapolda Riau : Tetap Semangat Ini Tugas Yang Mulia   ●   
  • Tinjau Posko PPKM Pasar Cik Puan, Kapolda Riau Mengajak Semua Pihak Bangun Untuk Bersama Gerakkan Ekonomi   ●   
  • Berikan Bansos dan Gelar Vaksinasi, Kapolda Riau : Kolaborasi dan Sinergi Mampu Tangani Covid-19   ●   
  • Jelang Akhir Jabatannya Sebagai Kapolres Kampar, AKBP Mohammad Kholid Masih Peduli Warga   ●   
Ritual Mandi Bareng di India Sebabkan Lebih 1.000 Orang Kena Corona
Jumat 16 April 2021, 08:29 WIB

Jakarta - Lebih dari 1.000 orang dinyatakan positif virus Corona setelah perayaan ritual mandi di sungai atau Kumbh Mela yang dilaksanakan selama beberapa hari. Kebanyakan peserta yang melakukan ritual ini tidak menerapkan protokol kesehatan saat mandi di Sungai Gangga, India.

Dilaporkan AFP, dari sekitar 50 ribu sampel yang diambil, 408 dinyatakan positif pada hari Senin dan 594 pada hari Selasa. Jumlahnya terus bertambah setiap hari.

Umat Hindu percaya mandi di Sungai Gangga membebaskan orang dari dosa, dan selama Kumbh Mela, itu membawa keselamatan saat hidup dan mati. Meski mengetahui tingkat infeksi COVID-19 di India masih tinggi, para pemeluk agama Hindu di Haridwar tetap ingin menjalani ritual Kumbh Mela.

"Iman kami merupakan hal terbesar bagi kami. Begitu besar kepercayaan itu, banyak orang datang untuk mandi di Sungai Gangga. Mereka percaya bahwa Maa (ibu) Gangga akan menyelamatkan mereka dari pandemi," ujar salah satu penyelenggara Kumbh Mela, Siddharth Chakrapeni.

"Mereka percaya bahwa Maa (ibu) Gangga akan menyelamatkan mereka dari pandemi ini," tambahnya.

India kini menempati urutan kedua negara dengan kasus infeksi Covid-19 paling banyak, menyalip posisi Brasil sebelumnya.(dtc)




Editor :
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: redaksi.jetsiber@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


Scroll to top