Rabu, 7 Desember 2022

Breaking News

  • Polres Kuansing Menyikapi Pemberitaan Media Mengenai Adanya Aktivitas PETI di Hulu Kuantan   ●   
  • Mendapat Pemberitaan Media Kapolres Perintahkan Kapolsek Dan Kasat Reskrim turun Ke TKP PETI   ●   
  • DPP- SPKN Desak Polda Riau Segera Tangkap Penjual Pupuk Ilegal Di Provinsi Riau   ●   
  • Pertambangan Pasir Ilegal Marak di Rohil, ini lokasinya !   ●   
  • Seorang Warga Waykanan Menjadi Korban Penembakan Oleh Orang Tidak Di Kenal   ●   
Polres Kuansing Gelar Do'a Bersama Solidaritas Atas Tragedi di Stadion Sepak Bola Kanjuruhan Malang
Senin 03 Oktober 2022, 21:07 WIB

TELUK KUANTAN, Jetsiber.com - Jajaran Kepolisian Resor  (Polres) Kuansing menggelar do'a bersama untuk para korban tragedi Stadion Sepak Bola Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.


Doa bersama untuk para korban meninggal dunia dan korban luka luka  itu dipimpin Waka Polres Kuansing Kompol Lilik Surianto. S.ST., S.H., M.H. di Mushollah Polres Kuansing, Senin (3/10/2022) Siang Jam 14.30 Wib

Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata S.I.K.,M.Si melalui Waka Polres Kuansing Kompol Lilik Surianto. S.ST., S.H., M.H. menyampaikan Tragedi yang terjadi usai pertandingnan Liga 1 Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya ini menyebabkan ratusan suporter Aremania tewas. Selain itu, dua anggota Polri yang melakukan pengamanan juga meninggal dunia dalam kejadian itu.

Tadi kita juga lakukan doa bersama di musholah Polres kuansing kepada suporter Aremania yang menjadi korban, termasuk dua anggota Polri yang melakukan pengamanan,” kata Lilik

Lilik mengatakan, doa bersama untuk para korban tragedi Kanjuruhan itu dilakukan sebagai bentuk rasa empati atau solidaritas terhadap mereka yang menjadi korban dalam tragedi kemanusiaan tersebut.

“Ini sebagai bentuk rasa empati kami kepada para korban termasuk dua anggota Polri yang meninggal dalam insiden kemanusiaan itu dan akan menyelenggarakan doa bersama selama 7 hari secara berturut - turut” katanya.

Ia pun berharap, keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan korban luka yang dirawat segera pulih kesehatannya, semoga tragedi yang memilukan itu tidak terjadi lagi.

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di Stadion Sepak Bola Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, seusai pertandingan Liga 1  pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022). Sebanyak 127 korban meninggal dunia dan puluhan korban luka luka dalam kejadian itu.

Dalam acara doa bersama Solidaritas Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022,  itu diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek, Personil Polres kuansing Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Pencinta Sepak Bola di sekitaran Polres Kuansing.

Sumber : Humas Polres Kuansing




Editor : Nur
Kategori : Kuantan Singingi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: redaksi.jetsiber@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top